Jujur itu manis

Dusta itu "manis" rasanya, kata para pelaku. Jangan salahkan jika para korban ingin mencobanya.
Mengerikan bukan kalimat itu?, tapi tahukah para pendusta, korban pun jengah jadi objek, mereka ingin rasanya jadi subjek, dan tentunya dengan merubah kedudukannya kalian yang jadi objek, mereka yang akan jadi subjek.Seperti itukah yang dinamakan adil? Tapi merekapun tahu dusta tak harus dibalas dengan dusta, karena dunia ini terlalu indah jika harus diselimuti dusta. Berhentilah berdusta. Karena jujur itu tidak hanya manis tetapi juga lebih membahagiakan dan menyelamatkan.

Comments

Popular posts from this blog

Tutup Telinga, Mata dan Mulut

pergi dan Jangan pernah kembali

genggaman tanganmu bahagiaku