Posts

Showing posts from August, 2018

Aku ingin Cinta bukan Dusta.

Image
Ketika cinta tulusku kau balas dengan pahitnya kenyataan yang aku terima, aku tahu kau tak terbuka,  aku tahu kau berdusta. Aku hanya menunggu, menunggu waktu yang ungkapkan semua. Aku pikir aku kuat, nyatanya aku sakit, nyatanya aku terluka, nyatanya aku rapuh, nyatanya aku hancur. Saat waktu ungkapkan dustamu. Ingin rasanya aku membalas dustamu dengan dustaku, bukan karena aku tak cinta karena menginginkan sakit hatimu, hanya karena aku ingin kau tahu, betapa kau aku cinta, kau aku pilih untuk membahagiakan ku, dan aku tak siap saat ternyata cintaku kau balas dusta. Aku tak ingin aku mendustakanmu dan aku tak ingin kelak aku kan berkata "kau yang mengajarkan ku berdusta" ya sadarkah kau? kau yang mengajarkan ku berdusta, kau yang memberikanku luka karena dusta, aku ingin membalasnya. Karena tahukah kamu, aku punya kesempatan untuk melakukan itu. Hanya saja, haruskah dusta dibalas dengan dusta, jika cinta masih bertahta ?

krisis kepercayaan

Image
Ketika percaya ku bukan untuk kalian, kalian bilang aku tertutup? Bukan, karena untuk percaya ke kalian, seujung rambutpun tidak. Karena, apa yang mulut kalian keluarkan tidak sama dengan apa yang telinga dan mata kalian terima. Bahkan lihai mengarang cerita. Boleh gue sebut itu fitnah? Biarkan kalin membicarakan tentang yang lain saja bukan aku, karena aku tidak mau jadi "penyumbang" dosa buat kalian. Kurang baik gimana coba?.

Bosan Berbuat Baik

Image
Bukan sudah cukup baik, bukan sudah terlalu banyak kebaikan yang ditanam, bukan kecewa karena kebaikan yang ditanam berbuah kesakitan dari orang yang diberikan kebaikan, percayalah ada yang maha membalas. terkadang egois itu perlu, sudahlah jangan terlalu banyak memikirkan perasaan orang lain dengan mengorbankan perasaanmu, jangan mengorbakan hidup mu demi hidupnya orang lain, jangan mengorbankan kebahagiaanmu demi bahagianya orang lain, jangan banyak berkorban untuk orang yang tak pernah bisa menghargai pengorbananmu, yang tidak mau tahu apa yang telah kau korbankan untuknya. Hidupmu jadi tanggung jawabmu, bahagiakan hidupmu, karena menggantungkan kebahagian terhadap orang lain itu menyakitkan.

Inikah teman?

Image
Kalau punya temen yang hobi ngegunjingin orang lain, harus siap kalau lagi enggak sama dia kamu yang diomongin. Memang tidak semua orang, mungkin ada yang hanya sekedar saja, bahkan ada yang udah "akut" (mungkin...), nah yang bahaya ini yang hobi ngegunjingnya udah "akut", enggak usah deh nunggu dibelakang kamu, kamu "geser dikit" aja udah asyik ngomongin kamu (hihihihi). Horor yah, tidak semua seperti itu memang, tapi tidak bisa dipungkiri orang seperti itu ada. Tidak perlu suuzon, tetap fokus sama tanggung jawab kita. Karena sikap orang lain terhadap kita itu tanggung jawab mereka, dan yang jadi tanggung jawab kita adalah sikap kita terhadap mereka.

Selamat Datang

Image
Melepaskan tidak selalu menyakitkan Percaya saja yang lebih baik akan datang menggantikan Bijaklah dalam menerima kenyataan Karena inilah kehidupan Berat memang karena mengucapkan "selamat tinggal" tak semudah mengucapkan "selamat datang" Terimalah dengan hati lapang Jadikan pelajaran untuk menjadikan diri lebih baik dimasa mendatang Kesakitan itu tak usah selalu kau kenang

Tutup Telinga, Mata dan Mulut

Image
Hidup itu bukan soal apa yang dikatakan orang lain tentang dirimu dan bukan pula bagaimana penilaian orang lain tentang dirimu. Ada kalanya kita menutup mata atas apa yang sedang dikerjakan orang lain, ada kalanya kita tutup telinga atas apa yang sedang orang lain bicarakan, ada kalanya kita menutup mulut atas apa yang terjadi dengan orang lain. Biarkanlah itu semua menjadi urusan mereka, karena mereka pula tak harus ikut campur atas apa yang sedang kamu lakukan, dan tak harus menghakimi pula atas apa yang dirimu lakukan, mereka tidak tahu alasan dibalik semua peristiwa yang dirimu lakukan. Karena  hidup mereka bukan tanggung jawab mu, dan hidup mu bukan urusan mereka.

Hidupmu Tanggung Jawabmu

Image
Bukan mereka yang menguatkan, dan tak harus mereka yang melemahkan Buka mereka yang membangun, dan tak haru mereka yang menghancurkan Mereka hanya bisa berasumsi Merkea hanya bisa berkomentar Dengarkan jika itu bisa membangkitkan semangat untuk maju Abaikan jika itu membuatmu lemah Karena hidupmu bukan tanggaung jawab orang lain

Semoga tidak "dijerumuskan" oleh telinga

Image
Katanya kita harus lebih banyak mendengarkan dari pada bicara, itu sebabnya kenapa telinga ada dua dan mulut satu. Pernahkah bertanya "kenapa kita memiliki dua telinga berada di samping kiri dan kanan?". Karena kita dianjurkan untuk lebih banyak mendengarkan dari pada bicara dan harus bisa menggunakan kedua telinga kita, jangan hanya menggunakan satu telinga, maksudnya jangan mendengar cerita dari sebelah pihak saja, karena jika ingin jadi pendengar dan tahu ceritanya dengarkanlah dari sisi yang lain pula, karena bahaya jika hanya mendengar dari satu sisi saja. Jadi, gunakan kedua telinga kita dengan bijak dan adil.

Jurus Jitu Jika Istri ngambek

Image
Tenang yah para suami, jika istri ngambek, apa lagi udah mengeluarkan "jurus andalan", aksi diam seribu bahasa. AAAHHH gampang banget itu, karena biasanya dia butuh kejujuran, ketulusan, kesetiaan, perhatian dan kasih sayang. Coba deh inget-inget mungkin suami sibuk kerja, pulang ke rumah bukannya nanyain istri malah nanyain anak, atau ada hal yang membuat istri curiga, atau lelah dengan kesibukan mengurus suami, anak dan rumah, dan belum diajak jalan-jalan juga. Itu sih gampang banget deh, coba tanyakan apa penyebabnya, bicara dari hati ke hati, tenangkan dengan pelukan, bahkan genggaman tangan saja bisa menenangkan, apa lagi istri disuruh merem, suami mengambil tangan istri dan menggenggamkan sesuatu ke tangan istri, dan menyuruh istri membuka matanya, dan betapa bahagianya hati istri setelah melihat yang ada di telapak tanganya perhiasan bahkan bermahkotakan berlian. Iyakan para istri? Suami coba deh pasti jitu jurus ini, ampuh banget deh...

genggaman tanganmu bahagiaku

Image
ketika pundak mu jadi tempat ku menyandarkan segala lelah ku, genggaman tangan mu yang menguatkan ku, langkah kaki mu yang selalu menemani pijak ku dan tangis ku yang selalu kau rubah jadi bahagia. Yah ternyata kamu orangnya. Terima kasih untuk segala usaha bahkan perjuangan dan pengorbanan mu untuk ku. Aku punya cinta dan semoga bisa mempersembahkan kebahagiaan untuk mu, merubah peluh mu jadi tawa, merubah sedihmu jadi bahagia dan merubah lelahmu jadi berkah. Tetaplah di sisi ku, gapai mahligai bahagia bersama. Aku mencintai mu.

Cinta ini untukmu

Image
Kamu apa kabar? aku adalah orang yang kau usir ketika bayangku hadir dalam benakmu, yah bukan aku yang mau, bukan aku yang ingin. Tapi hatimu yang mengundang ku, meminta bayang ku untuk hadir, akal sehatmu mencoba menepis sekuat tenaga. Tapi tidak kah kau tahu kaupun sedang menari-nari indah dalam benak ku, akupun sama mencoba menepisnya, tapi semakin aku berusaha untuk menepis bayangmu semakin lekat kau dibenak ku. AaaHhh akupun hanya bisa menerimanya dan mengiyakan aku tak bisa menepismu, karena aku sedang jatuh cinta padamu. Yah, aku mencintaimu, entah bagaimana cinta ini datang? entah bagaimana cinta ini tertuju padamu? Entah bagaimana aku merindukanmu? AaaHhh kamu berhasil mengisi ruang kosong di hatiku, ya aku mencintaimu, aku merindukanmu, aku butuh kamu temani setiap kisah hidupku. Semoga segera kau dan aku jadi kita, membingkai cerita indah cinta bersama.

EGOis

Image
Orang yang merasa dirinya belum cukup bahagia itu akan cenderung egois, yah yang dia pikirkan hanya tentang kebahagiaannya, bagaimana dia bisa membahagiakan dirinya sendiri, tak akan peduli dengan orang lain di sekitarnya. Maka dari itu bahagiakanlah dirimu sekarang, berjuanglah,  kerahkan seluruh tenagamu, untuk membahagiakan dirimu, setelah itu segeralah sadar bahwa kebahagiaan orang banyak ada di pundakmu, ketahuilah kebahagiaan sejati adalah ketika kamu mampu membahagiakan orang lain, dan seperti itulah sejatinya bahagia.

Berjuang Berkorban

Image
Sudah biasa, ketika sedang berjuang ada yang dikorbankan. Indah rasanya ketika seseorang yang kamu cintai berjuang untuk mendapatkan cinta mu, merasa spesial rasanya diperjuangkan oleh orang yang kita cintai, ada yang dia korbankan untuk memperjuangkan mu. Tapi tahukan kamu rasanya dikorbankan setelah diperjuangkan? Semoga dia tidak menyianyikan apa yang pernah diperjuangkan dan semoga kamu tidak dikorbankan setelah diperjuangkan.

Caraku Menghargai

Image
Ketika aku diam dan menikmati setiap cerita dalam hidup ku, dan tak menceritakannya kepada yang lain, itulah cara ku menghargai hidup ku. Bahagia itu dijalani, dinikmati dan disyukuri. Tak perlu menceritakan ke banyak orang , tak perlu tepuk tangan dan pengakuan orang lain. Perjuangan ku belum selesai, masih banyak yang harus aku perjuangkan, masih banyak yang belum aku gapai. Dan aku harus memacu semangatku legih semangat lagi untuk meraihnya.

Ajang Pamer

Image
Jika reuni kalian jadikan ajang untuk memamerkan kekayaan, kekuasaan dan kejayaan. Lantas untuk apa kalian gembar-gemborkan "jalin silaturahmi"? bukankah sosial media sudah kalian jadikan media untuk memamerkannya?

JUJURLAH. Karena dicap sebagai pembohong itu lebih menyakitkan dari pada dibohongin.

Image
Aku sedang tidak setuju dengan ungkapan "bohon demi kebaikan". kebaikan siapa? sepertinya kamu tidak sedang berhadapan dengan pembantai yang ingin melahap nyawa manusia tak berdosa, sehingga kamu harus berbohong untuk menutupi keberadaan target. Bohong atau jujur adalah pilihan, seharusnya jika pilihan itu antara bohong atau jujur kenapa kau tida pilih jujur saja? Kau penganut kepercayaan "lebih baik bohong dari pada jujur menyakitkan"? tapi taukah kamu itu sifatnya sementara, karena jika waktu akan membuka kebohongan itu, akan lebih menyakitkan untuk penerima kebohongan itu. Dan orang lain pun akan kehilangan kepercayaan terhadapmu, bahkan kau akan dicap "pembohong" meskipun kau sedang tidak berbohong, bukankah itu akan lebih menyakitkan untuk mu?.

Lakukan Lupakan

Image
Memang benar berbuat baik itu harus ikhlas. Karena apa? biar berbuah kebaikan pula untukmu. Selain itu juga kalau tidak ikhlas ya susah, karen apa? tidak semua orang bisa membalas kebaikan itu dengan kebaikan pula. Mungkin mengingat pun tidak, bahkan kadang ada yang disaat susah dibantu, giliran seneng dikit malah ngomongin. Aaaah, itulah ujian. Tidak semua begitu memang, tapi tidak bisa dipungkiri itu ada. Makanya ikhlaslah dalam berbuat baik dan lupakan. Semoga yang maha membalas akan membalas kebaikan yang sudah dengan ikhlas kalian lakukan. 

inikah saatnya?

Image
Sesungguhnya aku takut jatuh cinta, karena yang aku tahu jatuh itu sakit, tapi mungkin berbeda dengan jatuh cinta. Tapi aku belum tahu bagaimana jatuh cinta itu. Aku hanya ingin jika aku harus jatuh cinta jatuhkanlah cinta ini pada satu hati yang juga punya cinta untuk ku, membimbing dan menerima ku seutuhnya. Karena aku tidak mau jika harus merasakan sakitnya jatuh cinta. Sungguh aku tak ingin jika harus jatuh cinta, patah hati, kemudian mencoba mencari pelabuhan hati lagi, patah hati lagi, mencari lagi. Kasihan rasanya hatiku jika harus terus-terusan begitu. Mungkin itu untaian kata yang masih takut aku panjatkan dalam doa khusyu ku. Karena rasanya diri inipun belum siap. Tapi ternyata ketidak siapan itu terbantahkan, ketika aku bertemu kamu yang punya cinta tulus untuk ku, yang mampu menerima ku seutuhnya, yang berani mengingatkan dalam salahku. Tapi akupun belum siap untuk berkata "ya aku jatuh cinta" karena ternyata bisa dikatakan cinta, jika ada dua belah pihak. Se...

Hidup mu Anugrah mu

Image
Mereka hanya bisa berasumsi Mereka hanya bisa berkomentar Layaknya penonton pertandingan sepak bola Tidak tahu bagaimana kamu berjuang? Tidak tahu bagaimana kamu bertahan? Tidak tahu bagaimana kamu melakukan perlawanan? Tidak tahu bagaimana kamu merasakan sakitan? Bahkan bagaimana indahnya anugrah hidup mu yang ternyata lebih dari mereka. Lantas mengapa masih kau hiraukan itu? Mereka tak harus jadi alasan untuk kamu tidak mensyukuri indahnya anugrah hidup yang telah kau terima. Soal apa yang orang lain bicarakan yang tidak tahu tentang dirimu. Biarkan saja Jadikanlah renungan untuk memperbaiki diri mu. dan tak harus kau jadikan alasan untuk tidak mensyukuri indah anugrah hidupmu. Jika itu terlalu menyakitkan berdoalah minta dikuatkan atas ujian yang kamu terima. Kamu hanya punya dua tangan sudah pasti tidak akan mampu menutup mulut mereka Kenapa tidak kamu gunakan untuk menutup telingamu saja? Sesederhana itukah? iyah,,, Kenapa kamu risau dengan apa yang mereka bicar...

haruskah dijawab?

Image
"Hidup itu tak semengerikan cangkeme tonggo dan tak sehoror congore konco" Bisikan itu datang menuju telinga sebelah kananku dan kemudian dia menyubit lenganku dengan sekuat tenaga dan ku balas dengan senyuman. Senyuman? Ya karena aku tak bisa mengaduh kesakitan apa lagi teriak dan membalasnya karena banyak orang, dan sang penyubit mengacungkan jempolnya. Apa maksudnya? Butuh otak dan hati yang lapang untuk bisa memahami kejadian itu dengan penuh arti, bukan mengartikan soal kata-kata yang terdengar oleh telinga kananku. Tapi cubitan yang sekuat tenaga itu dan kemudian aku balas dengan senyuman. Yah ternyata sesederhana itulah hidup. Hai para penanya yang dengan sengaja mencoba mengusik kebahagiaan? Jangan kau kira yang belum nikah tidak bahagia, jangan kau kira yang belum punya anak tidak bahagia. Oh iya kalau kamu ditanya balik "kapan mati?" gimana? Bisa kalian terima? bisa kalian jawab itu? Hah!!! Kenapa kalian marah? kenapa kalian bilang "itu tidak sopan...