
Kalau ada orang yang sakit atau anaknya sakit atau sanak keluarganya sakit atau ada musibah lainnya dengan mudahnya kamu bilang "wajar", wajar kenapa? wajar karena korupsi, wajar karena dosa yang telah mereka lakukan? Lantas kalau anak kamu yang sakit? kalau anak kamu yang kemudain tidak patuh sama kamu, yang lebih memilih tidak diakui anak oleh kamu. Boleh kalau mereka bilang "wajar" juga? Wajar karena punya orang tua yang mulutnya selalu mencela orang lain, yang selalu menganggap orang lain buruk. Kamu pikir kamu siapa? yang berhak menghakimi orang lain? Kamu pikir kamu siapa? kamu seenaknya saja menganggap semua yang orang lain lakukan salah. Kamu pikir kamu siapa? yang dengan mudah membicarakan kejelekan orang lain. Tapi ya sudahlah itu semua hak kamu. Semoga orang-orang disekitar kamu menyadari, mungkin kamu diciptakan sebagai ujian kesabaran mereka, karena percayalah kalian dipertemukan buka tanpa alasan. Bersabarlah.
Comments
Post a Comment