
Setelah aku menolong kamu, kamu tak usah terburu-buru berfikir akupun ingin ditolong olehmu, kelak aku membutuhkan pertolongan dan uluran tangan mu. Setelah urusan mu dimudah kan orang lain, bukan orang lain ingin dimudahkan urusannya oleh mu. Tapi karena tahu rasanya susah. Karena tahu rasanya ketika berada dalam kesedihan tapi tak ada seorangpun peduli, itu rasanya lebih sakit dari kesedihan itu sendiri. Perihal nanti kamu menolongnya atau tidak, aku tidak peduli. Bahkan semua orang tahu, menolong orang disaat kesusahan itu tak mesti berbuah manis dari orang yang kita tolong, bahkan ketika keadaan berbalik, kamu pun tak lantas bergegas menolong orang yang pernah menolongmu bukan? bahkan disaat bahagia, mungkin kamu lupa bahwa ada orang lain yang pernah menyapu air matamu dan mengulurkan tangannya untuk mu. Tapi sudahlah, akupun tak ingin kebaikan ku kau ingat, dan aku juga tak akan mengungkitnya. Lupakan saja.
Comments
Post a Comment