Terimakasih
Ketika ku terbangun dari tidur, dan aku lihat ada kamu di samping ku. Kenapa harus kamu?Aaah,,, entahlah. Hanya pertanyaan itu yang selalu menghantui. Dan ketika kata manis terlontar dari bibirmu, aku bertanya, kenapa untuk ku kata itu kau ucapkan? karena cinta? kenapa kamu orangnya yang mengucapkan itu untuk ku?. kenapa kamu orangnya? kamu berhak mendapatkan yang baik, jauh lebih baik dari aku bahkan. Ketika semua pertanyaan, kebimbangan dan keraguan itu terjawab dengan satu kata "takdir". Ya takdir Allah yang berkata, ketika namamu dan namaku sudah tertulis di lauhul mahfudz. Aku hanya bisa mengucap syukur. Ternyata kamulah orangnya, hanya kamu yang bisa memahami ku, sabarmu yang mampu menenangkan gejolak ego ku, tingkahmu yang merubah tangisku jadi tawa. iyah sama kamu aku enggak bisa ngambek lama, sama kamu aku enggak bisa marah lama, air mataku pun tak mampu menganak sungai, semua kau rubah jadi tawa dan bahagia.
Terimakasih kau ada di sini. Aku sangat bangga dimiliki mu, aku bahagia hidup bersama mu, menjalani hari-hari bersama mu penuh canda tawa penuh cinta.
Comments
Post a Comment